Ciamis – Universitas Galuh resmi menggelar Pelatihan Digital Marketing bagi para pelaku wisata di Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, pada pekan ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukasetia dan masyarakat pelaku usaha wisata lokal. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam mengelola potensi wisata berbasis digital dan meningkatkan promosi melalui media daring.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Dr. Hj. Kiki Endah, S.Sos., M.Si., dengan anggota tim pengabdian yaitu Rian Dwicahya Supriatman, S.T., M.Kom. dari Program Studi Sistem Informasi dan Wiwin Setianingsih, S.E., M.M dari Program Studi Manajemen Universitas Galuh. Tim dosen dari Universitas Galuh ini memberikan materi yang mencakup strategi promosi digital, pembuatan konten kreatif, manajemen media sosial, serta pengenalan platform pemasaran online yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku wisata dan UMKM di Desa Sukasetia.
Dalam sambutannya, Dr. Hj. Kiki Endah menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital desa wisata menuju konsep Smart Tourism Village. “Digital marketing adalah kunci untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan daya tarik wisata desa. Dengan kemampuan mengelola media digital, masyarakat dapat memasarkan produk lokal, kegiatan budaya, dan destinasi wisata secara lebih efektif,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ekosistem wisata digital yang berkelanjutan.
Para peserta pelatihan antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu secara interaktif. Mereka tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung membuat konten promosi wisata melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Tim pelatih juga memberikan bimbingan tentang pengelolaan akun bisnis, analisis tren digital, serta pentingnya menjaga citra dan konsistensi branding wisata desa. Kegiatan ini diakhiri dengan simulasi kampanye digital yang memanfaatkan potensi wisata alam dan budaya Desa Sukasetia.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku wisata Desa Sukasetia mampu meningkatkan keterampilan digital dan menjadi duta promosi bagi desanya sendiri. Pemerintah Desa Sukasetia menyambut baik inisiatif dari Universitas Galuh ini dan berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pendampingan. Kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan Desa Sukasetia sebagai contoh desa wisata digital yang maju, kreatif, dan berdaya saing di Kabupaten Ciamis. (**)