Ciamis — Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada Pelatihan Digital Marketing dan Pemanfaatan Chatbot Berbasis Website yang diselenggarakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Galuh menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan survei terhadap 20 peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukasetia, mayoritas peserta merasakan peningkatan signifikan dalam kemampuan mereka memahami strategi pemasaran digital serta penggunaan teknologi berbasis AI untuk promosi wisata. Rekapitulasi hasil survei digambarkan, sebagai berikut:

Survei menunjukkan bahwa sebanyak 90% peserta mengaku pengetahuannya tentang digital marketing meningkat setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, 80% peserta menyatakan lebih percaya diri dalam menggunakan chatbot berbasis website untuk menjawab pertanyaan pengunjung dan mempromosikan produk wisata secara interaktif. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan mampu memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kapasitas digital pelaku wisata lokal.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Hj. Kiki Endah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi digital desa wisata menuju konsep Smart Tourism. “Kami ingin membekali pelaku wisata dengan kemampuan pemasaran digital agar mereka bisa lebih mandiri dan kreatif dalam mempromosikan potensi lokal,” ujarnya. Ia menambahkan, penggunaan chatbot juga akan memudahkan interaksi wisatawan dengan pengelola wisata tanpa batasan waktu.
Sementara itu, anggota tim pengabdian Rian Dwicahya Supriatman, S.T., M.Kom. dan Wiwin Setianingsih, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung dalam pembuatan konten digital, pengelolaan media sosial, serta penerapan chatbot berbasis data lokal. Peserta diajak untuk merancang strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik wisata di Desa Sukasetia, termasuk potensi agrowisata dan budaya masyarakatnya.
Dengan capaian hasil survei yang menggembirakan ini, Pemerintah Desa Sukasetia berencana untuk terus melanjutkan kolaborasi dengan Universitas Galuh dalam mengembangkan ekosistem digital desa wisata. Harapannya, penerapan hasil pelatihan dan sistem chatbot berbasis website ini akan semakin memperkuat posisi Desa Sukasetia sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ciamis yang berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat lokal. (**)

